Kampung Warna-Warni Tempat OOTD Paling Hits Se Malang Raya

Aduhh.. itu potonya…
Hahahaha, maap yak narsis dikit, itu hasil photosession 1.0 beberapa waktu lalu, lucu yah 😀

Tapi pemandangan orang foto kayak gitu pasti bakalan lo temuin kok kalau lo main ke kampung yang lagi hits ini. Berlokasi di Jodipan alias di daerah Embong Brantas, kampung yang tadinya sudah jadi perhatian karena berada di pinggir badan sungai dan sangat terlihat unik kalau dipandang dari atas jembatan kereta, jadi terlihat lebih menarik lagi setelah mengalami perubahan ‘warna’ yang digagas oleh sedulur dari Kelompok Guyspro (Mahasiswa Ilkom UMM Malang). Proud of you, guys!

20161002_104104.jpg

Kampung ini diubah jadi mahakarya oleh mereka. Tembok-temboknya di cat warna-warni dengan 17 tone berbeda dan dipenuhi mural-mural keren yang eye catching banget. Dan sekarang dikenal jadi Kampung Warna-Warni dan Kampung 3D yang ramai banget didatengin sama pegiat #exploremalang dan pasukan tongsis. Soalnya emang tempat ini kece buat foto-foto, coba aja buka hestek #kampungwarnawarni, bejibun foto selfie, ootd, panorama, dan ala-ala #withkesendirian gitu. Mampir sini lah kalau lagi ke Malang, biaya masuknya cuma Rp2.000 aja kok, itu juga buat sumbangan biaya perawatan, beli cat dan penambahan mural-mural baru yang gak kalah keren. Kalau mainnya ke kampung 3D, lo ga perlu bayar. Tapi gw belum nyoba kesana sih, pasti muralnya lebih keren lagi.

Minat dateng kesini?
Lokasinya gak jauh kok kalau dari Stasiun Malang Kota Baru, bisa jalan kaki sekitar 10 menit. Keluar dari stasiun, ambil jalan ke arah kiri, lurus aja nyusurin toko-toko penjual helm, ketemu persimpangan setelah pom bensin, nyebrang, terus belok kanan, sampai deh di jembatan embong brantas. Kalau mau ke Kampung 3D bisa masuk gang sebelum jembatan, tapi kalau mau ke Kampung Warna Warni susurin aja dulu jembatannya, nanti belok di gang di ujung jembatan. Kalau kamu mau naik angkot? Bisa kok, naik aja ABG, AMG, dan AJG, angkot-angkot ini lewatin rute ini.

Yah, meski kampung wisata ini belum sekeren kampung warna-warni di luar negeri sana karena masih terlihat kumuh, tapi menurut gw ini kemajuan besar yang patut dicontoh, dirawat, dan dikembangkan. Karena wisata berbasis masyarakat gini, ngerubah banyak sisi jadi lebih baik lagi, terutama buat masyarakat itu sendiri. Kampung yang dulu di kenal kumuh, masyarakatnya masih suka membuang sampah ke sungai, tidak begitu mempedulikan sanitasi lingkungan, dan hampir terkena gusur jadi berubah karena ‘ide brilian’ ini. Makanya, eloh eloh yang lagi main kesana, jangan cuma peduli sama foto kece kalian aja ya, perhatiin tangannya jangan usil, jangan buang sampah sembarangan juga, perhatiin mulutnya karena itungannya kalian lagi berkunjung ke kampung orang. Okeh okeh? Selalu jadi smart traveler!

Nih gw kasih bonus foto kece si nay dan si pus pas kesini deh ya. Hihi 🙂

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. andinormas says:

    Keren lah inovasinya.. mudah2an selalu terjaga dari tangan2 jahil..

    Like

  2. Kayak di kali code jogja yaaaa

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s